KONTEMPLASI

31 Jul 2009

Oleh : Anwar Nuris M.Si Kita menilai diri dari apa yang kita pikir bisa kita lakukan, padahal orang lain menilai kita dari apa yang sudah kita lakukan. Untuk itu apabila kamu berpikir bisa, segeralah lakukan. Bukan pertumbuhan yang lambat yang harus kamu takuti. Akan tetapi kamu harus lebih takut untuk tidak tumbuh sama sekali. Maka tumbuhkanlah diri kamu dengan kecepatan apapun itu. Jika kamu sedang benar, jangan terlalu berani dan bila kamu sedang takut, jangan terlalu takut. Karena keseimbangan sikap adalah penentu ketepatan perjalanan kesuksesan kamu. Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil. Kamu hanya dekat dengan mereka yang kamu sukai. Dan seringkali kamu menghindari orang yang tidak kamu sukai, padahal dari dialah Kamu akan mengenal sudut pandang yang baru. Orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu. Orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan. Tinggalkanlah kesenangan yang menghalangi pencapaian kecemerlangan hidup yang di idamkan. Dan berhati-hatilah, karena beberapa kesenangan adalah cara gembira menuju kegagalan. Jangan menolak perubahan hanya karena kamu takut kehilangan yang telah dimiliki, karena dengannya kamu merendahkan nilai yang bisa kamu capai melalui perubahan itu. Kamu tidak akan berhasil menjadi pribadi baru bila kamu berkeras untuk mempertahankan cara-cara lama kamu. Kamu akan disebut baru, hanya bila cara-cara kamu baru. Ketepatan sikap adalah dasar semua ketepatan. Tidak ada penghalang keberhasilan bila sikap kamu tepat, dan tidak ada yang bisa menolong bila sikap kamu salah. Orang lanjut usia yang berorientasi pada kesempatan adalah orang muda yang tidak pernah menua; tetapi pemuda yang berorientasi pada keamanan, telah menua sejak muda. Hanya orang takut yang bisa berani, karena keberanian adalah melakukan sesuatu yang ditakutinya. Maka, bila merasa takut, kamu akan punya kesempatan untuk bersikap berani. Kekuatan terbesar yang mampu mengalahkan stress adalah kemampuan memilih pikiran yang tepat. Kamu akan menjadi lebih damai bila yang kamu pikirkan adalah jalan keluar masalah.

Share
Read More..

REAKTUALISASI TRADISI ILMIAH ISLAM

Oleh : Anwar Nuris M.Si Sejarah, jika dipandang lebih sebagai khazanah daripada anekdot atau kronologi, dapat menghasilkan transformasi yang menentukan citra dalam sains yang merasuki kita sekarang. Citra itu telah dibuat sebelumnya, bahkan oleh para ilmuwan sendiri, terutama dari studi tentang pencapaian ilmiah yang tuntas seperti yang direkam dalam karya-karya klasik dan, yang lebih baru, dalam buku-buku teks yang dipelajari oleh setiap generasi ilmuwan yang baru untuk mempraktekkan kejuruannya. Buku-buku tersebut juga hampir selalu dibaca sebagai mengatakan bahwa metode-metode ilmiah itu semata-mata apa yang dilukiskan dengan tekhnik-tekhnik manipulatif yang digunakan dalam mengumpulkan data-data buku teks, bersama-sama dengan operasi-operasi logis yang digunakan ketika menghubungkan data-data tersebut dengan generalisasi-generalisasi teoritis dari buku teks itu. Hasilnya ialah sebuah konsep sains dengan implikasi yang sangat menonjol tentang sifat dan perkembangannya. Dalam Islam, Muslim telah mencari Tuhan didalam sejarah. Kitab suci mereka, Al-Qur’an, memberi mereka misi historis. Tugas utama mereka adalah membentuk komunitas yang seluruh anggotanya – walaupun yang paling lemah sekalipun – diperlakukan dengan rasa hormat. Pengalaman membentuk masyarakat seperti itu dan hidup didalamnya akan memberi mereka kedekatan dengan sifat ketuhanan, karena mereka akan hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Seorang Muslim harus menyelamatkan sejarah, dan itu berarti bahwa urusan-urusan negara tidak menghalangi kehidupan spiritualitas tetapi merupakan bagian dari agama itu sendiri. Pengetahuan politik bagi umat Islam merupakan sesuatu yang sangat penting.

Share
Read More..
Refleksi © 2010 Template by:
Wardaniyanto Dot Com